Review Film Ballerina: John Wick Spin-Off – Brutal? Film Ballerina (judul lengkap From the World of John Wick: Ballerina) yang tayang sejak 6 Juni 2025 langsung jadi salah satu spin-off paling dinanti penggemar action tahun itu. Ana de Armas memerankan Eve Macarro, seorang assassin muda yang dilatih di Ruska Roma dan balas dendam atas pembunuhan keluarganya. Film ini disutradarai Len Wiseman, dengan durasi 2 jam 5 menit dan budget US$90 juta. Hingga Januari 2026, box office global sudah capai US$410 juta, rating Rotten Tomatoes 78% kritikus dan 86% penonton, serta CinemaScore A-. Keanu Reeves kembali sebagai John Wick dalam cameo penting, sementara Ian McShane, Anjelica Huston, dan Lance Reddick (dalam footage arsip) hadir untuk sambungkan dunia John Wick. Pertanyaannya: apakah spin-off ini brutal dan epik seperti franchise utama, atau cuma coba-coba manfaatkan nama besar? REVIEW WISATA
Kekuatan Aksi dan Brutalitas yang Naik Level dari Film ballerina: Review Film Ballerina: John Wick Spin-Off – Brutal?
Ballerina berhasil pertahankan DNA John Wick: aksi brutal, koreografi tembak-menembak yang presisi, dan pembunuhan kreatif. Adegan fight choreo oleh Chad Stahelski (sutradara John Wick) terasa sangat autentis—Ana de Armas dilatih keras selama berbulan-bulan, dan hasilnya terlihat di setiap pukulan, tendangan, dan tembakan. Adegan paling ikonik adalah sequence di gedung apartemen yang mirip “hallway fight” John Wick, tapi kali ini dengan pisau ballet dan senjata improvisasi yang bikin penonton merinding. Brutalitasnya naik level: darah lebih banyak, tulang patah terdengar jelas, dan kematian terasa lebih sadis dibanding film John Wick biasa. Ana de Armas tampil luar biasa sebagai Eve—gerakannya lincah, ekspresi marah dan sedih terasa nyata, dan ia berhasil bawa karakter yang kuat tanpa terasa seperti “John Wick versi perempuan”. Cameo Keanu Reeves di akhir film jadi momen paling ditunggu—singkat tapi impactful, sambungkan cerita ke John Wick Chapter 4.
Performa Cast dan Cerita yang Fokus Balas Dendam: Review Film Ballerina: John Wick Spin-Off – Brutal?
Ana de Armas jadi bintang utama—ia bawa Eve dengan campuran kerapuhan dan kekejaman yang pas. Cerita sederhana tapi efektif: balas dendam atas pembunuhan keluarga, dengan Ruska Roma sebagai latar belakang pelatihan. Anjelica Huston sebagai Direktur Ruska Roma beri performa dingin dan misterius, sementara Ian McShane sebagai Winston beri sentuhan humor khas Winston. Narasi lebih fokus pada perjalanan pribadi Eve daripada dunia High Table yang kompleks—ini bikin film terasa lebih intim dibanding John Wick utama. Tema balas dendam, trauma, dan harga kekerasan terasa kuat tanpa terlalu preachy. Musik Tyler Bates dan Joel J. Richard tetap epik dengan remix motif John Wick yang bikin adrenalin naik.
Kelemahan dan Perbandingan dengan John Wick Utama
Meski brutal dan seru, film ini punya kelemahan di orisinalitas. Beberapa adegan action terasa mirip John Wick 3 dan 4—pertarungan di gedung, penggunaan senjata improvisasi, dan chase scene. Cerita terlalu lurus tanpa twist besar, dan villain utama kurang berkembang—hanya jadi target balas dendam tanpa kedalaman. Durasi 2 jam 5 menit terasa pas, tapi babak tengah agak lambat karena terlalu banyak fokus ke pelatihan dan backstory. Dibandingkan John Wick Chapter 4 yang punya dunia lebih luas dan aksi lebih variatif, Ballerina terasa lebih “kecil” dan kurang ambisius. Beberapa fans bilang ini lebih mirip John Wick 1 yang sederhana, tapi tanpa kejutan besar.
Respon Penonton dan Dampak
Penonton Indonesia suka banget—film ini laris di bioskop-bioskop besar, dengan banyak yang nonton berulang untuk adegan action brutal. Box office US$410 juta (dengan proyeksi akhir US$550–600 juta) tunjukkan sukses komersial, meski tak sebesar John Wick 4. Di media sosial, klip Ana de Armas lawan penjaga dan cameo Keanu jadi viral. Film ini juga bukti bahwa spin-off John Wick bisa sukses kalau tetap setia pada formula: action brutal, dunia assassin yang keren, dan karakter kuat. Sekuel atau spin-off lain (seperti Ballerina 2 atau Caine solo) sudah diumumkan untuk 2027–2028.
Kesimpulan
Ballerina adalah spin-off John Wick yang brutal, epik, dan layak ditonton. Ana de Armas bawa karakter baru yang kuat, aksi choreo memukau, dan cameo Keanu Reeves jadi bonus manis. Meski cerita agak lurus dan kurang inovatif dibanding John Wick utama, film ini tetap jadi action-thriller terbaik 2025 yang bikin adrenalin naik. Worth it? Sangat—terutama kalau kamu suka John Wick dan action realistis. Kalau suka adegan fight brutal dan balas dendam dingin, ini wajib. Nonton kalau belum—siapkan mata dan jantung, karena maut datang lagi dalam bentuk balet mematikan. Franchise John Wick masih hidup dan makin ganas!