Review Film Deadpool and Wolverine. Dirilis pada 26 Juli 2024, Deadpool & Wolverine menjadi sorotan utama di bioskop Indonesia pada Agustus 2025, tetap memikat penonton dengan aksi brutal dan humor khasnya. Disutradarai oleh Shawn Levy, film ketiga dalam seri Deadpool ini mempertemukan Wade Wilson (Ryan Reynolds) dengan Logan alias Wolverine (Hugh Jackman) dalam petualangan multiverse yang penuh kekacauan. Sebagai bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU), film ini menghidupkan kembali chemistry dua antihero ikonik. Apa makna di balik film ini, dan bagaimana tanggapan netizen serta kelebihan-kekurangannya? BERITA LAINNYA
Makna atau Arti Dari Film Ini
Deadpool & Wolverine mengusung tema persahabatan, penebusan, dan penerimaan diri di tengah narasi multiverse yang kompleks. Wade, yang berjuang menyelamatkan dunianya, dan Logan, yang dihantui masa lalu, menemukan makna melalui kerja sama mereka. Film ini juga menyindir budaya korporat Hollywood dan dinamika MCU, terutama melalui lelucon Deadpool tentang Disney dan Fox. Di balik humornya, film ini menekankan pentingnya menemukan tujuan hidup dan memperbaiki kesalahan masa lalu, dengan Wade dan Logan saling mendorong untuk menjadi versi terbaik diri mereka. Pesan ini disampaikan dengan gaya sarkastik yang tetap menghibur.
Komentar Netizen Tentang Film Ini
Di platform X, netizen Indonesia antusias memuji Deadpool & Wolverine sebagai salah satu film terbaik MCU fase terbaru. Banyak yang menyebut chemistry Ryan Reynolds dan Hugh Jackman sebagai sorotan utama, dengan komentar seperti, “Deadpool nge-roast Wolverine bikin ngakak abis!”. Adegan aksi, cameos seperti X-23, dan lelucon “fourth wall” juga mendapat pujian. Netizen mengapresiasi nostalgia yang dibawa Hugh Jackman sebagai Wolverine, terutama setelah absen sejak Logan (2017). Namun, beberapa merasa alur multiverse agak membingungkan bagi penonton yang tidak mengikuti MCU. Secara keseluruhan, film ini dinilai sukses menghibur dan memenuhi ekspektasi penggemar.
Sisi Positif dan Negatif Dari Film Ini
Sisi positif Deadpool & Wolverine terletak pada chemistry luar biasa antara Reynolds dan Jackman, yang menghidupkan dinamika lucu sekaligus emosional. Aksi koreografi, seperti pertarungan dengan Deadpool Corps, dan soundtrack yang penuh nostalgia, seperti “Like a Prayer” dari Madonna, menambah daya tarik. Dengan anggaran $200 juta, film ini meraup $1,3 miliar secara global, menegaskan popularitasnya. Cameos karakter X-Men dan humor meta yang menyinggung MCU juga menjadi nilai tambah. Namun, kelemahannya adalah alur multiverse yang terasa rumit bagi penonton kasual, dan beberapa lelucon terasa berulang dari film sebelumnya. Meski begitu, film ini tetap menghibur dengan energi yang konsisten.
Kesimpulan: Review Film Deadpool and Wolverine
Deadpool & Wolverine adalah perpaduan sempurna antara humor sarkastik, aksi intens, dan nostalgia X-Men, menjadikannya salah satu film MCU paling dinanti di 2024-2025. Pesan tentang persahabatan dan penebusan, dikemas dalam gaya khas Deadpool, resonan dengan penonton. Antusiasme netizen Indonesia menegaskan daya tarik film ini, meski alur multiverse bisa membingungkan. Dengan performa luar biasa dari Reynolds dan Jackman, Deadpool & Wolverine adalah tontonan wajib bagi penggemar superhero yang mencari hiburan cerdas dan emosional.