Review Film 21 Jump Street

review-film-21-jump-street

Review Film 21 Jump Street. Dirilis pada 2012, 21 Jump Street tetap menjadi salah satu komedi aksi paling menghibur hingga 2025, mengadaptasi serial TV tahun 1980-an dengan sentuhan modern. Disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller, film ini mengikuti dua polisi muda, Schmidt dan Jenko, yang menyamar di SMA untuk mengungkap jaringan narkoba. Dibintangi Jonah Hill dan Channing Tatum, film ini meraup 201 juta dolar di box office global dan mendapat pujian atas humor cerdas dan chemistry aktornya. Berikut ulasan mengapa 21 Jump Street masih layak ditonton dan relevan di era streaming saat ini. BERITA LAINNYA

Kenapa Film Ini Layak Untuk Ditonton?
21 Jump Street menawarkan perpaduan sempurna antara komedi absurd dan aksi seru. Chemistry antara Jonah Hill sebagai Schmidt yang canggung dan Channing Tatum sebagai Jenko yang atletis menciptakan dinamika lucu yang jadi tulang punggung film. Premis polisi menyamar di SMA menghadirkan humor nostalgia, dengan referensi budaya pop dan sindiran tentang tren remaja. Adegan seperti pesta rumah yang kacau atau kejar-kejaran di jalan raya penuh tawa dan ketegangan. Durasi 109 menit terasa ringkas, didukung soundtrack energik seperti “Party Rock Anthem” oleh LMFAO. Film ini cocok untuk mereka yang mencari hiburan ringan dengan aksi dan tawa yang seimbang.

Sisi Positif dan Negatif dari Film Ini
Keunggulan 21 Jump Street terletak pada humor cerdas dan pendekatan yang tidak menganggap serius dirinya sendiri. Penampilan Hill dan Tatum, ditambah cameo Johnny Depp dari serial aslinya, menambah daya tarik. Skrip karya Hill dan Michael Bacall berhasil memparodikan klise film polisi sambil tetap menghibur. Sinematografi penuh warna dan editing cepat memperkuat tempo komedi-aksi. Namun, ada kekurangan. Beberapa lelucon tentang stereotip remaja dan konsumsi alkohol mungkin terasa kurang relevan di 2025, terutama bagi penonton yang sensitif terhadap isu sosial. Subplot romansa antara Schmidt dan Molly juga terasa dipaksakan dan kurang berkembang. Meski begitu, kekurangan ini tidak mengurangi kesenangan keseluruhan film.

Komentar Masyarakat Tentang Hal Ini
Di 2025, 21 Jump Street tetap populer di platform streaming seperti Netflix dan HBO Max, dengan penggemar memujinya sebagai “komedi aksi yang tak pernah membosankan.” Di media sosial, komentar seperti “Tatum dan Hill adalah duo terbaik!” dan “Adegan pesta selalu bikin ngakak!” mencerminkan antusiasme. Banyak yang mengapresiasi bagaimana film ini menyeimbangkan nostalgia dengan humor modern. Namun, beberapa penonton muda mengkritik lelucon yang dianggap ketinggalan zaman, dengan cuitan seperti “Lucu, tapi beberapa bagian terasa cringe sekarang.” Popularitasnya tetap kuat, terutama karena sekuelnya, 22 Jump Street, dan antisipasi terhadap proyek ketiga yang dikembangkan Sony, menunjukkan daya tarik abadi film ini.

Kesimpulan: Review Film 21 Jump Street
21 Jump Street adalah komedi aksi yang layak ditonton berkat chemistry Jonah Hill dan Channing Tatum, humor cerdas, dan premis yang menghibur. Meski beberapa lelucon terasa kurang relevan di 2025, kekuatan film ini ada pada dinamika duo utama dan parodi yang segar. Komentar masyarakat menegaskan statusnya sebagai klasik modern yang masih mampu memikat penonton baru. Untuk mereka yang mencari tawa, aksi, dan nostalgia SMA dengan sentuhan modern, 21 Jump Street adalah pilihan ideal, terutama untuk malam santai bersama teman atau keluarga.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *